Menjadi orang yang berpikir positif

16 10 2006

Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam
semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika
seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, ” Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!”

Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga
mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain.
Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry
adalah karena sikapnya.

Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialaminya.

Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, “Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu. Bagaimana kamu dapat melakukannya?” Jerry menjawab, “Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih
dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih
untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya. Aku selalu memilih sisi positifnya.”
“Tetapi tidak selalu semudah itu,” protesku. “Ya, memang begitu,” kata Jerry, “
Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan.
Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh
keadaanmu.
Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup.”

Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu
belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata.
Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.

Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif,Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut.
Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, “Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku?” Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan.

“Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus
mengunci pintu belakang,” jawab Jerry. “Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup.”

“Apakah kamu tidak takut?” tanyaku. Jerry melanjutkan, “Para ahli
medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata ‘Orang ini akan mati’. Aku tahu aku harus mengambil tindakan.”

“Apa yang kamu lakukan?” tanya saya. “Disana ada suster gemuk yang
bertanya padaku,” kata Jerry. “Dia bertanya apakah aku punya alergi. ‘Ya’ jawabku.
Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, ‘Peluru!’ Ditengah tertawa mereka aku katakan, ‘ Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati’.”

Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena
sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya. Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.





Virus Baru Pembunuh Antivirus

5 10 2006

Antivirus diciptakan untuk memberantas virus yang sering menyerang personal computer. Ternyata, tugas itu tidak selalu berjalan lancar. Sekarang malah muncul varian baru yang justru merusak antivirus itu sendiri. Penganggu itu sering disebut KillAV.

Virus tersebut ditengarai berasal dari Bandung. Dia merupakan varian baru VBWorm.NA yang dikenal sebagai “keluarga” virus Dago, varian worm dari kota kembang. Pembuatannya menggunakan bahasa program visual basic, sehingga masih mudah dikenali. Program tersebut, sama dengan yang dipakai membuat brontok dan worm lainnya.

Untuk mengenali KillAV tidak sulit. Komputer dikatakan terinfeksi kalau terdapat gambar bunga mawar merah saat membuka internet explorer. Ciri khas lain adalah munculnya kata mutiara ketika komputer mulai booting.

Yang pasti, ada gambar bunga mawar di tab general pada system properties. Di bawahnya ada tombol support information. Jika kita klik maka akan keluar permintaan maaf dari si pembuat virus kepada pengguna.

Cara kerja pembunuh antivirus ini adalah menghapus file pada instalasi antivirus komputer. Sehingga antivirus tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Akibatnya, setting pada antivirus yang sudah ditetapkan tidak dapat berjalan. Dengan begitu komputer yang menjadi korban akan rentan terhadap “serangan” dari luar.

KillAV juga menghapus file dengan ekstensi .exe dan membuat duplikatnya. Pengganti itu menggunakan ikon “folder” dan memiliki tipe data “application” dengan ukuran 57 KB.

Bahkan, virus tersebut juga menyembunyikan folder windows dan menggantinya dengan nama serupa tapi bertipe application. Jika tidak menyadari dan membuka folder tersebut, berarti anda telah menjalankan virus KillAV.

Memutuskan komputer dari jaringan adalah langka pertama yang harus ditempuh. Untuk menjamin komputer benar-benar terbebas, deteksi keberadaan KillAV menggunakan antivirus dengan update terbaru.

Cara terbaik adalah dengan meng-install ulang program-program yang terinfeksi termasuk antivirus yang telah dijajah KillAV. Perbarui selalu antivirus anda untuk mencegah komputer terinfeksi kembali. Informasi lengkap mengenai cara pembasmian, bisa dilihat di vaksin.com. (yon/vaksin)