Saking Identik, Manusia Bakal Nikahi Robot?

9 02 2008

Jakarta – Jaman tampaknya semakin edan, segala sesuatu yang dulu mustahil kini menjadi serba mungkin berkat kemajuan teknologi. Salah satunya adalah diciptakannya robot yang begitu identik dengan manusia, termasuk karakternya.

Seorang peneliti kecerdasan buatan (artificial intelligent) dari Universitas Maastricht Belanda, David Levy, meramalkan di tahun 2005 negara bagian Massachusett akan menjadi negara pertama yang melegalisasi pernikahan manusia dengan robot.

Dalam tesisnya yang berjudul ‘Intimate Relationships with Artificial Partners’, Levi mengatakan bahwa robot akan menjadi sangat identik dengan manusia baik dalam tampilan fisik, fungsi dan kepribadian yang memungkinkan orang untuk jatuh hati pada robot, berhubungan seksual, dan yang paling mencengangkan menikahi robot.

Ia berkilah, meskipun hal ini memang terdengar agak aneh, tapi sebenarnya tidak. “Jatuh cinta dan berhubungan seksual dengan robot menjadi hal yang yang tidak bisa dihindari,” umbarnya, seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Kamis (18/10/2007).

Levy juga memprediksi Massachusetts akan menjadi wilayah pertama yang bakal merestui pernikahan manusia dengan robot karena negara ini paling liberal di antara negara bagian di Amerika Serikat (AS). Buktinya, negara bagian ini juga telah melegalkan pernikahan sesama jenis.

Selain itu, keberadaan tempat penelitian teknologi tingkat tinggi seperti Massachusetts Institute of Technology (MIT) juga menjadi faktor penting lainnya.

Sebuah pemikiran ‘unik’ dari peneliti lain coba mengais dampak positif dari hal tersebut. Yaitu diharapkan hubungan yang nyeleneh antara manusia dengan robot ini dapat mengurangi angka prostitusi.
( ash / ash )





Robot Lari 6,5 Km/jam, Bakal Bantu Lansia

9 02 2008


Washington – Asimo (Advanced Step in Innovative Mobility) adalah robot humanoid (menyerupai manusia) buah riset Honda selama 20 tahun. Robot ini kini dapat menaiki tangga, berlari dengan kecepatan sekitar 6,5 km/jam, dan diharapkan suatu hari nanti Asimo dapat merawat lansia dan masyarakat dengan kemampuan fisik berbeda (difabel).

“Selama ini banyak orang yang menganggap bahwa Honda adalah perusahaan mobil dan motor, padahal kami memposisikan diri sebagai perusahaan mobility. Karena kami berusaha untuk meningkatkan mobilitas (perpindahan) manusia. Diharapkan suatu hari nanti Asimo dapat membantu para lansia atau kaum difabel,” ujar Alicia Jones, juru bicara Honda, seperti dikutip detikINET dari Computerworld, Sabtu (9/2/2008).

Honda memulai debutnya dalam membuat robot sejak tahun 1986 silam. Semuanya berawal dari pembuatan sepasang kaki yang bisa berjalan. Di awal tahun 2000, perusahaan ini memperkenalkan versi awal dari Asimo.

“Kami membuat robot yang bisa berlari karena kami menginginkan respon dan perpindahan yang cepat, sehingga nantinya dapat dengan gesit menolong orang yang membutuhkan bantuan,” tambah Jones.

Asimo didesain dengan tampilan yang lucu, dengan tinggi sekitar 128 cm sehingga jauh dari kesan sangar. Diharapkan dengan tampilan seperti ini, orang akan menganggap Asimo sebagai bagian dari keluarga.

Asimo diharapkan akan dapat diluncurkan dalam kurun waktu 10 tahun mendatang. Diperkirakan harganya akan setara dengan sebuah mobil mewah. Dengan adanya komputer, maka kemampuan robot tersebut akan terus berkembang, mulai dari kecerdasan buatan, pengenalan wajah dan suara.

Lembaga penelitian, ABI research memprediksikan di tahun 2015 nanti personal robot akan nge-hits. Pasarnya pun diramal akan mencapai USD 12 miliar. Pasalnya, orang akan mencari bentuk hiburan baru, misalnya bersahabat dengan robot. Satu lagi ramalan yang mencengangkan yakni, di tahun 2050 nanti manusia bakal menikahi robot.